Surabaya 24 HoursSuksesnya Parade Surabaya Juang, Jadi Event Nasional hingga Diramaikan Artis Ibukota

Suksesnya Parade Surabaya Juang, Jadi Event Nasional hingga Diramaikan Artis Ibukota

Setelah dua tahun vakum saat pandemi, parade Surabaya Juang kali ini sukses digelar. Bahkan, animo penonton dan peserta event ini semakin luas. Tidak hanya khalayak Surabaya saja yang ikut meramaikan aksi pertunjukan kepahlawanan yang start di Tugu Pahlawan. Event yang bertepatan dengan momen Hari Pahlawan ini juga diramaikan oleh artis ibukota.

Kerinduan warga Kota Pahlawan ini lunas terbayar. Teatrikal perang 10 November yang digelar pada Minggu (6/11/2022) itu diramaikan para veteran, Komunitas Roode Brug Soerabaia, Reenactor Indonesia, dan Pecinta Sejarah dari Sumatera, Kalimantan, Bali, Malang, Pasuruan, Kediri, Magelang, Yogyakarta, Jakarta dan Bandung.

Bahkan pembacaan puisi jelang diberangkatkan parade, begitu menggugah dan menggetarkan hati seluruh masyarakat yang sejak subuh memadati Jalan Pahlawan. Ya, puisi yang dibacakan Olivia Zalianty mengantarkan penonton kepada kahanan yang berbeda. Penonton yang tadinya riuh, menjadi senyap ketika puisi karya  KH Mustofa Bisri (Gus Mus) ini dikumandangkan.

“Dulu Arek-arek Suroboyo, tak ingin menyetrika Amerika, melinggis Inggris, menggada Belanda, murka pada Gurka. Mereka hanya tak suka kezaliman yang angkuh, merajalela, mengotori persada, mereka harus melawan, meski nyawa yang menjadi taruhan karena mereka memang pahlawan,” kata Olivia Zalianty, Minggu (6/11/2022).

Kemudian suasana semakin haru ketika para veteran berjalan memasuki area teatrikal perang 10 November 1945. Mereka berjalan sambil membawa foto para pahlawan nasional dengan diiringi lagu ‘Seraut Wajah’ yang dibawakan artis Pritta Kartika. 

Suguhan aksi teatrikal pertempuran 10 November 1945 ada di lima titik. Yakni di Jalan Pahlawan, didepan Gedung Siola Jalan Tunjungan, depan Hotel Majapahit, depan Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo dan di halaman Balaikota Surabaya.

Parade Surabaya Juang kali ini juga unik, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kota Surabaya menunggangi kuda. Termasuk Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono dan Wakil Walikota Surabaya Armuji. Sementara Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya beserta para istri Forkopimda menaiki Jeep Willys.

Di depan Hotel Majapahit, Eri bersama Forkopimda memberikan penghormatan kepada Bendera Merah-Putih. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi karya KH Mustofa Bisri oleh Eri Cahyadi bergiliran dengan Forkopimda. 

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Wiwiek Widayati bersyukur Parade Surabaya Juang berlangsung sukses dan semarak. Meski persiapan kurang dari satu bulan, Wiwiek sangat bangga event yang menutup sementara Jalan Pahlawan, Jalan Kramat Gantung, Jalan Gemblongan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo dan  Balaikota ini berjalan sesuai rencana. Terlebih lagi, Parade Surabaya Juang sudah terpilih menjadi event nasional 2023.

“Surabaya punya dua event yang ditarik ke event nasional, yaitu Parade Surabaya Juang dan Rujak Uleg. Kalau Parade Surabaya Juang ini kan tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia, hanya dimiliki oleh daerah yang mendapatan julukan Kota Pahlawan,” terang Wiwiek.

Pihaknya makin optimis bahwa tahun depan, Parade Surabaya Juang akan lebih meriah. Pasalnya, promosi akan dibantu oleh pemerintah pusat. Ini artinya, jangkauan penonton dan pengunjungnya akan semakin luas, sehingga akan mengangkat perekonomian Surabaya.

“Ini salah satu cara kami untuk mendatangkan para wisatawan berkunjung ke Kota Pahlawan,” papar Wiwiek. (Nor)

konten eksklusif

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme

Artikel terbaru

Berita terkait