Ahmadi – Karyawan Resto
Mudik tahun ini jadi hal yang saya nantikan. Mengingat sudah semakin jarang pulang ke rumah, jadi mudik bisa jadi momen yang mempertemukan saya.
Mudik tahun ini jadi hal yang saya nantikan. Mengingat sudah semakin jarang pulang ke rumah, jadi mudik bisa jadi momen yang mempertemukan saya.
Kalau bagi mahasiswa seperti saya mungkin vibes mudik belum terlalu terasa ya, soalnya masih sering pulang ke rumah juga. Tapi untuk perjalanan kemarin.
Jujur untuk tahun ini sensasi mudik terasa lebih menyenangkan. Setelah beberapa tahun lalu ada pembatasan karena pandemi, dan lain-lain, akhirnya mulai tahun ini.
Nama Dr. Soetomo tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Kiprah dansumbangsihnya yang cemerlang di bidang kedokteran membuat tokoh kelahiranNganjuk ini masih dikenang.
Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945, umat Hindu Surabaya mengadakan pawai ogoh-ogoh di Pura Segara, Kenjeran (21/03). Pawai ogoh-ogoh.
Setelah mencoba feeder, menurut saya angkutan ini sangat nyaman. Apalagi tarifnya lebih murah daripada transportasi lain. Pembayaran dengan e-money menurut saya juga lebih.
Tentunya masyarakat banyak terbantu dengan adanya transportasi feeder ini. Tarifnya yang lebih murah, membuat banyak orang lebih suka naik angkutan umum karena lebih.
Saya sangat menyambut baik adanya Feeder Wira-wiri ini, karna pertengahan bulan saya pindah ke daerah Pakal, Benowo. Sejak awal tahun sudah sering cari.
Menurut aku adanya feeder ini cukup membantu buat kurangin kemacetan. Terus juga lebih membantu, karena melewati jalan-jalan kecil. Untuk tarif tidak ada masalah,.
Menurut saya adanya feeder ini membantu sekali, karena jadi transportasi umum yg menjangkau di jalanan-jalanan kecil seperti di perkampungan. Feeder juga menyediakan fasilitas.