June 25, 2024
Jalan Yos Sudarso No. 18 - 22 Surabaya
Perspektif

PPKM Resmi Dicabut, Komisi B Usul Percepatan Ekonomi

Kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah resmi dicabut atau diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, Jumat (30/12/2022).  Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya berharap inilah momen UMKM bangkit secara ekonomi.

“Ini saat yang tepat kita membantu kemudahan berusaha agar semua pelaku UMKM segera bangkit secara ekonomi,” kata Luthfiyah di ruang Komisi B DPRD Kota Surabaya, Selasa (24/1/2023)

Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan, seluruh masyarakat bisa saling membantu untuk pemulihan ekonomi. Misalnya, orang-orang belanja/membeli produk UMKM (produk lokal).

Kemudian, Luthfiyah juga mendorong Pemkot Surabaya untuk lebih memerhatikan edukasi bagi para UMKM. Pelaku UMKM pasti akan semakin bersemangat bila diberi perhatian dan kesempatan oleh pemkot.

“Dengan adanya pelatihan peningkatan produksi UMKM, diberi kemudahan akses pemasaran dan permodalan,” tuturnya.

Untuk pengusaha besar, lanjutnya, pemkot bisa mensupport dengan memberikan kemudahan mengurus perizinan. Bila mereka masih terseok-seok membayar kewajiban pajak, pemkot bisa memberikan toleransi.

“Toleransi dalam arti untuk menyicil atau mengangsur kewajiban pajak para pengusaha. Sebab, saat ini perekonomian sedang berusaha kembali pulih,” terangnya.

Kemudian, program Padat Karya yang diusung Pemkot Surabaya tahun 2022 disorot. Menurut Luthfiyah, program yang melibatkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam mengelola aset pemkot perlu dievaluasi secara berkala.

“Untuk pemberdayaan warga MBR maupun usaha mikro harus ada  evaluasi secara berkala untuk menghitung keberhasilannya dan perkembanganya,” papar Luthfiyah.

Tidak terkecuali bantuan kepada para nelayan, lanjut Luthfiyah. Di tahun 2022, Pemkot Surabaya memberikan berbagai bantuan kepada para nelayan di Kota Pahlawan. Pemkot juga memberi bantuan berupa alat pembuat kerupuk untuk para istri nelayan.

“Begitu pula para nelayan yang sudah mendapat bantuan, harus dipantau juga. Kami harap benar-benar ada perkembangan baik dan bisa meningkatkan perekonomian nelayan, usaha mikro, warga MBR dan sebagainya,” pungkas Luthfiyah. (Nor)

    X