Komen Warga
Komen Warga

Ardiani Colondam, karyawan swasta

Jujur, saya lega banget akhirnya sekolah mengadakan Pertemuan Tatap Muka (PTM) 100%. Sebagai ibu, saya tidak bisa menggantikan peran guru di sekolah. Lagipula, di sekolah anak-anak bisa berinteraksi dengan teman-temannya.  Menjelang PTM di pertengahan Juli ini, anak saya sangat bersemangat. Saya juga harus mendukung anak saya. Caranya dengan memberi bekal makanan dan snack supaya anak

Read More
Komen Warga

Josephine, karyawan swasta

Sebagai orang tua, kami sangat mengapresiasi adanya sekolah offline. Kami sangat bersyukur, Pertemuan Tatap Muka (PTM) menandakan kondisi sudah membaik  meski virus Covid masih ada di sekitar kita.  Hal utama untuk melakukan kegiatan PTM, anak-anak diberi pengertian untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Minum vitamin, makan makanan bergizi, mencuci tangan merupakan kebiasaan yang harus terus diterapkan. 

Read More
Komen Warga

Yudha, karyawan swasta

Menurut kami, keputusan untuk menggelar sekolah offline atau Pertemuan Tatap Muka (PTM) 100% sudah benar. Karena anak perlu pengetahuan dunia luar dan praktik langsung mengenai ilmu yang anak-anak pelajari.  Kami sebagai orang tua juga meyakini, bahwa anak butuh bersosialisasi dengan teman baru. Selama sekolah online, anak hanya mengenal teman dan gurunya melalui zoom.  Selama dua

Read More
Komen Warga

Wandik, karyawan swasta

Kami sebagai orang tua merasa lega, akhirnya anak-anak sekolah dengan normal, tatap muka. Karena menurut kami, lebih efektif belajar di sekolah. Anak-anak bertemu teman-temannya, ada interaksi dengan pengajarnya setelah dua tahun sekolah daring Kami juga masih menyadari bahwa virus masih ada. Untuk itu, kami sebagai orang tua terus saling mengingatkan untuk menjaga prokes. Anak-anak juga

Read More
Komen Warga

Merry Fitria 

Bersyukur bahwa murid kami mendapat kesempatan mengikuti Sekolah Kebangsaan. Materi di Sekolah Kebangsaan lebih detail dan lengkap, pemateri juga sangat komunikatif jadi murid makin tertarik dengan perjalanan Bung Karno sejak kecil. Jujur, materi sejarah di sekolah memang lebih general karena selama pandemi Covid-19 pertemuan tatap muka dipersingkat. Merry Fitria  (Guru PPKN SMPN 2 Surabaya)

Read More
Komen Warga

Rihab Muhyi Ulumy

Materi di Sekolah Kebangsaan berbeda dari materi sejarah di sekolah. Di Sekolah Kebangsaan materi lebih lengkap dan bahasanya menarik. Saya juga makin tertarik belajar sejarah di lokasi yang memiliki nilai historis seperti di Kantor Pos Kebonrojo. Rihab Muhyi Ulumy (Siswa Kelas 7A SMPN 2 Surabaya)

Read More
Komen Warga

Sylvi Mutiara 

Saya tiga hari mengikuti Sekolah Kebangsaan. Bagus banget konsepnya. Tujuannya supaya para generasi, anak-anak, para siswa ini tertarik dengan sejarah. Lebih bagus lagi kalau pemateri ini sesuai dengan jiwa anak-anak. Jadi proses belajar sejarah tidak monoton.  Next misalnya Sekolah Kebangsaan menjadi agenda rutin, anak-anak peserta Sekolah Kebangsaan bisa diajak menyusuri lokasi bersejarah. Belajar sejarah akan

Read More
Komen Warga

Zhafira Eka Nailah

Saya suka pelajaran sejarah. Nah, di Sekolah Kebangsaan ini saya jadi tahu lebih detail perjalanan Bung Karno. Materi yang paling membekas di ingatan saya, yakni Soekarno kecil tinggal nomaden dan pernah tidak naik kelas karena belum lancar berbahasa Belanda. Dua materi itu belum pernah dijelaskan di buku sejarah di sekolah. Sekolah Kebangsaan memberi saya kesempatan

Read More
Komen Warga

Qonita Humairo

Saya senang mendapat kesempatan mengikuti Sekolah Kebangsaan. Materi tentang masa kecil Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno sangat melengkapi dari apa yang saya dapat di sekolah. Para pemateri juga sangat komunikatif bahasanya. Saya juga sangat tertarik dengan sejarah, apalagi bisa langsung bertemu dengan pemateri yang tahu detail mengenai seluk-beluk Kota Pahlawan. Karena selama pandemi, aktivitas belajar

Read More
Komen Warga

Etty Soraya, Dosen Fikom Universitas Widya Mandala Surabaya

Dirgahayu Kota Surabaya yang ke 729. Semoga Surabaya menjadi kota yang selalu dinamis, dapat menjadi jujugan utama bagi daerah-daerah di Jawa Timur. Semoga Kota Pahlawan  ini terus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi warganya Etty Soraya, Dosen Fikom Universitas Widya Mandala Surabaya

Read More