Komisi D Sidak Pembangunan SMPN Baru Senilai Rp 8,5 Miliar di Warugunung
Dinamika Dewan

Komisi D Sidak Pembangunan SMPN Baru Senilai Rp 8,5 Miliar di Warugunung

Sudah menyerap anggaran Rp 8,5 miliar, pembangunan SMP Negeri baru di Warugunung Kecamatan Karangpilang masih berupa kerangka fisik bangunan. Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengajukan anggaran tambahan Rp 4,1 miliar untuk finishing.

Komisi D DPRD Surabaya sudah berandai-andai bahwa pembangunan SMPN baru ini selesai.
Namun, saat disidak, bangunan dua lantai tersebut baru kerangka fisik.

“Ternyata begitu kami datang ke sana, baru kerangka fisiknya dan pengurukan serta penembokan sekeliling lahan sekolah. Belum ada batu batanya. Dan itu bangunan dua lantai, rencananya akan ditambah satu lantai lagi,” kata Imam usai rapat di Komisi D, Rabu (15/4/2026).

Tahun ini, lanjut Imam, dianggarkan lagi untuk finishing senilai Rp 4,1 miliar. Apakah dana tersebut akan bisa menyelesaikan proses pembangunan?

“Dengan Rp 4,1 miliar saya tanya ke teman-teman Dinas pendidikan apakah bisa menyelesaikan mulai lantai, dinding, kemudian tambah satu lantai lagi apa bisa selesai? Mereka menjanjikan bisa, tapi sampai akhir tahun,” tutur politisi NasDem itu.

Proses lelang (ulang) saat ini ada di tahap masa sanggah. Imam berharap, proses finishing bangunan SMPN baru tidak memakan waktu lama.

“Saat ini proses lelangnya adalah masa sanggah, belum pengumuman. Kami berharap jangan lama-lama. Kalau untuk membikin gedung sekolah ini kan urgent, siswa butuh sekolah negeri, siswa membutuhkan pendidikan yang baik dan murah,” imbuh Imam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan butuh kehati-hatian untuk melanjutkan pekerjaan yang sudah ada.

“Harus hati-hati untuk pekerjaan yang melanjutkan. Kontraktor yang dulu sudah kami blacklist. Ini masalah pekerjaan yang sudah ditanam (fondasi),” kata Febri.

Febri menegaskan, pihaknya kini berkoordinasi dengan tenaga ahli demi bisa melanjutkan percepatan pembangunan SMPN baru.

“Kalo ngomong lanjutin, berarti ini (fondasi yang sudah ditanam) ya ngga usah dianggarin lagi. Ini yang butuh tenaga ahli. Untuk memastikan bahwa yang kita lakukan betul-betul sesuai dengan ketentuan, supaya tidak ada hal yang diulang lagi atas pekerjaan yang sudah dilakukan,” pungkasnya. (Nor)


    Leave feedback about this

    • Quality
    • Price
    • Service

    PROS

    +
    Add Field

    CONS

    +
    Add Field
    Choose Image
    Choose Video