Surabaya 24 Hours

Pasca Kasus Dugaan Korupsi Eks Dirut KBS, Wali Kota Eri Ubah Pola Rekrutmen Petinggi BUMD

Pasca mencuatnya kasus dugaan korupsi yang menjerat Choirul Anwar (CA), mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya periode 2016-2024, pemkot mengubah pola rekrutmen pimpinan BUMD.

Pemkot Surabaya mengubah pola rekrutmen pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan membuka seleksi Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS) secara nasional.

Langkah itu diambil agar proses pencarian pemimpin BUMD lebih kompetitif sekaligus menjaring kandidat terbaik dari berbagai daerah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pengumuman seleksi tidak hanya dipublikasikan di Surabaya maupun Jawa Timur, tetapi juga melalui media nasional sehingga dapat diakses masyarakat di seluruh Indonesia.

“Kita buka pendaftaran seluas-luasnya. Saya masukkan ke media nasional. Saya berharap bukan hanya di lingkup Surabaya dan Jawa Timur, tapi seluruh nasional tahu kalau ada lowongan atau kami mencari pimpinan BUMD,” kata Eri, Senin (28/7/2026).

Menurut Eri, pola seleksi terbuka tersebut tidak hanya diterapkan untuk posisi Direktur Utama KBS, tetapi juga akan diberlakukan pada BUMD lainnya, termasuk Perumda Pasar Surya.

Eri menegaskan seluruh masyarakat yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama mengikuti proses seleksi.

Persyaratan teknis telah diumumkan secara terbuka, termasuk untuk calon Direktur Utama KBS yang harus memiliki kompetensi di bidang pengelolaan satwa.

“Kalau KBS tentu harus memiliki kemampuan terkait satwa. Persyaratannya sudah diumumkan dan bisa dilihat oleh masyarakat,” ujarnya.

Eri juga memastikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan petinggi KBS menjadi pelajaran bagi seluruh BUMD khususnya di lingkup Surabaya. Setiap kepala BUMD, lanjut Eri, bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan anggaran sehingga pengawasan akan terus diperketat melalui audit independen.

“Akan ada audit independen yang dipilih oleh pemerintah kota berdasarkan rekomendasi nama-nama auditor di bawah Badan Pemeriksa Keuangan. Jadi benar-benar netral,” tegas Eri.(Nor)

Exit mobile version